“ Rubik Pilu Kemarin ”
Aku tak percaya lagi pada senja,
Ia berani meninggalkan langit dan menghilangkan keindahannya.
Mendatangkan gelap yang pilu tak berkesudahan.
Aku terjebak !!
Bayangan lampau tentang genggam dan peluk yang begitu erat.
puan..
Ini tuan yang bersuara..
Berjanjilah untuk tetap bahagia,
Puan tidak perlu kembali untuk menghadirkan suka,
Tuan yang kau tinggalkan ini,
telah binasa di lahap malam gelap yang tak berkesudahan
sesak tangis merindu puan tak kunjung ada
Sepi hingga berujung terbiasa.
Written by:
Zidan, prodi komunikasi dan penyiaran Islam, semester 3
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar