Cinta yang salah

 Cinta yang salah 


Ketika cinta yang diucapkan oleh bibirmu, bagaimana dengan isi hatimu?wahai pemilik hati katakanlah pada hatimu,masih adakah cinta yang kamu torehkan padaku? Wahai hati mengapa kau loloskan seseorang menerobos pertahanan mu?Dan wahai hati masih adakah rasa sayang dihatimu?Wahai pemilik hati,apa kabar dengan hatimu sekarang? Apakah dia baik baik saja setelah hatimu terbagi untuk kehati yang lain? Atau masih adakah cinta itu untukku?

Ini bukan tentang pada siapa kamu mencintai tetapi pada siapa hatimu berlabuh pada sosok yang tidak pernah kamu sangka sangka kedatangannya baik secara tiba-tiba ataupun kamu yang mengundang nya masuk kehatimu, terlalu dalam cinta yang kulabuhkan padamu, sampai-sampai aku lupa bahwa pencipta ku maha pencemburu, aku lupa cintaku yang terlalu dalam maka pencipta ku akan memberikan ku ujian,aku menaruh hati yang terlalu dalam kepada dunia sehingga lupa akan akhirat ku.

Aku Menaruh hati untuk seseorang yang membuat ku jatuh kedalam jurang dosa, cinta yang kupunya adalah cinta yang salah mengharapkan seseorang yang sudah jelas bukan milikku yang kupandang jauh lewat memoriku,aku lupa bahwa kita hanya seamin tidak seiman aku menaruh hati yang terlalu dalam sehingga lupa semuanya antara hitungan tasbih dan rosario tidak mungkin pernah bisa bersatu tapi aku percaya sujud dan genggaman tangan akan bersatu dengan amin yang sama namun katedral tidak mungkin bisa bersatu dengan masjid walaupun dia sangat dekat.

Kita memang satu namun tuhan yang tak sama
Terkadang,takdir memang kejam bukan? Namun kita sebagai makhluk tuhan hanya bisa menikmati takdir tuhan yang manis maupun pahit,kamu juga tidak tahu aku hidup atau tidak,jangkankan untuk menatap mu secara langsung mengetahui namaku saja kamu tidak tahu aku sendiri yang tahu dimana asalmu namamu sampai keluargamu aku sangat fanatik mengagumi sampai kata kagum itu berubah menjadi cinta yang salah.

Written by: Rasti M, prodi komunikasi dan penyiaran Islam, Semester 1.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jabatan Tinggi, Etika Rendah

HMPS HK Gelar Seminar Nasional: Wujudkan Generasi Melek Aturan, Anti Perundungan, dan Anti Korupsi

Datokarama Arabic Fest 2025: Malam Puncak Milad ke-28 HMPS PBA