Retak dan tak terlihat
Retak dan tak terlihat
Cinta.. Kenapa harus aku?
Setiap kali hati ini kucoba jatuhkan pada satu nama
Setiap saat itu juga kenyataan pahit selalu mendobrak paksa
Apa ada yang salah dariku?
Yang tak henti-hentinya dihujam pahitnya cinta
Padahal hati ini selalu tulus atas rasa yang bernama cinta
Tetapi Fitrah itu selalu membuatku menyerah
Tuhan, apa yang sebenarnya salah dariku, ataukah Engkau tak mengizinkan rasa itu?
Ya Tuhan
jika ini memang bagian dari kehendakmu, tak apa
Tapi, satu inginku Tuhan
Jika suatu hari nanti,
Hari yang Engkaupun masih mengizinkan nafas atas diri ini untuk cinta itu
Aku masih ingin merasakan kebahagiaan yang lebih bahagia dari rasa sakit atas cinta yang kualami saat ini
Yaitu cinta yang Kau izinkan
Atas nama diri ini, Aku memohon Tuhan
Aku masih menunggu waktu itu.
Written by: Sahel, Prodi komunikasi dan penyiaran Islam, Semester 1.

Komentar
Posting Komentar