Tentangku, kamu dan kita
Tentangku, Kamu dan Kita.
Tentang kita yang pernah sedekat nadi, namun kini ternyata malah sejauh matahari.
Tentang kita yang pernah berfikir untuk berjalan bersama, namun kini tentang perasaan pun kita sudah berbeda.
Ah sudahlah, aku sudah tidak ingin memperdebatkan rasa yang jika diusut akan semakin terasa lara.
Aku tidak ingin senyum manis yang ku pasang dimuka, hanya kau anggap pura - pura.
Padahal untuk mengingatmu saja aku sudah hilang rasa.
Sudut kamar🥀
Written by: Janatul Husna, prodi komunikasi dan penyiaran Islam, Semester 1

Komentar
Posting Komentar