Luka yang Menyamar Senyum

 Luka yang menyamarkan senyum


Dulu hadirmu adalah mimpi indah,

Sebuah kisah cinta yang kupinta dalam doa.

Di bawah langit senja, kita pernah berjanji,

Bahwa cinta kita abadi, takkan pernah mati.

Namun sayang, seakan terbangun dari mimpi,

Hingga kini dirimu tinggal luka yang mendalam.

Waktu terus berjalan, meninggalkan luka.

Kenangan indah kini sirna, hanya duka yang tersisa

Kau hadirkan rasa yang begitu manis,

Namun pahitnya menusuk dalam kalbu

Kini aku tersesat dalam labirin hati,

Tanpa arah, hanya bayangmu yang menuntun.

Seperti bintang jatuh di malam kelabu,

Kau menyilaukan sekejap lalu redup.

Luka ini menganga, sulit untuk sembuh.

Kuharap suatu hari, hatiku akan lebih kuat.

Meski kini kau pergi, kenanganmu tetap abadi

Namun hatiku akan terus mencari pelangi


Written by: Insan Kamil 

Nim: 244100051

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jabatan Tinggi, Etika Rendah

HMPS HK Gelar Seminar Nasional: Wujudkan Generasi Melek Aturan, Anti Perundungan, dan Anti Korupsi

Datokarama Arabic Fest 2025: Malam Puncak Milad ke-28 HMPS PBA