Mengapa Aku Dilahirkan


Mengapa Aku Dilahirkan


Diluar, aku meniti dengan derasnya air mata langit, Bertarung dengan banyaknya beban dunia yang tak pernah habisnya. Namun saat ku pulang, aku tak menemukan teduh, hanya gemuruh suara yang menekan dada. Dia yang seharusnya menjadi pelukan, menjadi badai tanpa jeda.

Aku bicara, namun suaraku tenggelam dalam prasangka. Aku diam, tapi sunyiku dianggap sebuah dosa. Aku menyadari bahwa kehadiranku adalah malapetaka baginya, aku hanya ingin mendapatkan pelukannya, kasih sayangnya, walaupun hanya sedetik waktu yang ada. Aku menyadari namun aku ingin damai dengan keadaan, tapi damai itu terasa seperti bayangan yang tak pernah bisa kuraih.


Written by: Moh. Rifki Alwi 

Nim: 244100007

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jabatan Tinggi, Etika Rendah

HMPS HK Gelar Seminar Nasional: Wujudkan Generasi Melek Aturan, Anti Perundungan, dan Anti Korupsi

Datokarama Arabic Fest 2025: Malam Puncak Milad ke-28 HMPS PBA