HMJ KPI UIN Datokarama Palu Berkolaborasi dengan HMPS KPI UINFaS Bengkulu gelar Webinar Nasional Manajemen Konflik
Palu - Himpunan Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (HMJ KPI) UIN Datokarama Palu berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (HMPS KPI) UIN Fatmawati (UINFaS) Bengkulu Menggelar Webinar Nasional melalui Zoom Meeting pada Minggu (18/05/2025).
Kegiatan ini mengusung tema "Manajemen Konflik Dalam Berorganisasi: Cara merubah tantangan Menjadi Kesempatan". Dimulai pada pukul 10.00 WITA, kegiatan ini dibuka oleh Bapak Musyaffa M.Sos selaku Koordinator Prodi KPI UINFaS Bengkulu sekaligus pemateri pertama pada Webinar tersebut.
Selain itu turut hadir pula Bapak Mursyidul Haq Firmansyah M. Phil selaku Sekretaris Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Datokarama Palu dan Bapak Dr. Suharto, S.Sos.,M.S.I yang merupakan dosen UIN Datokarama Palu sekaligus pemateri kedua dan diikuti oleh sejumlah peserta lintas jurusan se-Indonesia yang sangat antusias.
Athif Muhyiddin Hishad selaku Ketua Umum HMJ KPI UIN Datokarama Palu, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini bermula dari Kegiatan Forum Komunikasi Nasional (Forkomnas) KPI di Lubuklinggau, Sumatera Selatan.
"Kolaborasi antara HMJ KPI UIN Datokarama Palu bersama HMPS KPI UINFaS Bengkulu bisa terjadi sebab kegiatan FORKOMNAS yang di laksanakan di Lubuklingau, Sumatera Selatan pada tanggal 21 - 23 April 2025. Yang mana HMJ KPI UIN Datokarama Palu mengirim delegasi untuk mengikuti kegiatan tersebut, dari situlah kami bisa bertatap muka langsung dengan teman teman KPI di wilayah Sumatera juga menjalin komunikasi dan kerjasama dalam melaksanakan kegiatan, dan salah satu kegiatan tersebut ialah webinar nasional," ungkapnya.
Ia juga berharap dari Webinar Nasional mahasiswa dapat memandang bahwa organisasi adalah wadah pengembangan diri dan konfliknya adalah sesuatu yang harus dipelajari.
"Harapan kami dari webinar nasional yang telah di laksanakan dengan tema yang diangkat bisa memberikan wawasan bagi mahasiswa, bahwasanya organisasi ialah wadah untuk pengembangan diri bukan penghalang diri dan konflik di dalam organisasi ialah sesuatu yang tidak dapat dihindari akan tetapi sesuatu yang harus dipelajari agar bisa mendapatkan jalan keluar yang terbaik," harapanya.
Penulis : Kim

Komentar
Posting Komentar