HMPS HK Gelar Seminar Nasional: Wujudkan Generasi Melek Aturan, Anti Perundungan, dan Anti Korupsi
Kegiatan ini mengangkat tema besar yaitu “Membangun Peradaban Hukum melalui Pendidikan: Menuju Generasi Melek Aturan, Anti Perundungan, dan Anti Korupsi.” Seminar berlangsung dalam dua sesi yang saling melengkapi, menghadirkan perspektif hukum dan psikologi dalam satu rangkaian kegiatan.
Sesi pertama dimulai pukul 07.30 WITA dengan menghadirkan Prof. Dr. Margarito Kamis, S.H., M.Hum., selaku Pakar Hukum Tata Negara Indonesia. Pada sesi ini, narasumber membahas bagaimana pendidikan hukum mampu membentuk generasi yang memahami aturan, memiliki karakter berintegritas, serta sadar akan pentingnya tertib hukum sebagai pondasi kehidupan berbangsa.
Sesi berikutnya berlangsung pukul 12.00 WITA menghadirkan Hendrijete N. Nuda, M.M., Psikolog, selaku Ketua Himpsi Sulawesi Tengah. Materi pada sesi kedua memperdalam pembahasan mengenai interaksi sosial mahasiswa, pencegahan perundungan, serta pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai bagian dari kehidupan akademik.
Lutfi, selaku salah satu panitia Divisi Humas, mengatakan bahwa tema seminar dipilih untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang aturan dan integritas.
“Kami memilih tema ini agar mahasiswa lebih memahami aturan dan pentingnya integritas. Hukum itu bukan sekadar teori, tapi pedoman hidup,” ungkapnya.
Lutfi menyampaikan, dua sesi seminar bertujuan memberikan pemahaman holistik tentang hukum dan psikologi.
“Pembagian dua sesi dibuat supaya peserta bisa melihat persoalan hukum dari sudut pandang berbeda, hukum dan psikologi, agar pemahaman mereka lebih utuh sekaligus melatih manajemen waktu," jelasnya.
Terakhir ia berharap ilmu yang didapat peserta seminar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Farhat salah satu peserta seminar mahasiswa dari Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, menyampaikan kesanya setelah mengikuti seminar.
“Materi tentang perundungan sangat membuka wawasan saya. Saya pernah menjadi korban, dan keberanian untuk melapor serta dukungan guru waktu itu sangat membantu saya melewati masa yang berat," ungkapnya
Ia juga berharap bahwa kampus dapat menjadi lingkungan yang aman dan nyaman, dan menyatakan bahwa edukasi seperti seminar ini penting untuk mencegah kasus perundungan di masa depan.
Melalui dua sesi yang saling melengkapi tersebut, seminar ini menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk memahami aturan, memperkuat integritas, dan menyadari peran mereka dalam menjaga lingkungan sosial yang sehat serta bebas perundungan.
Penulis : Alwi

Komentar
Posting Komentar