MUBES KWS: Seperti Suasana Pernikahan Meriah dengan Semangat Silih Asah-Asih-Asuh


PALU - Kerukunan Wargi Sunda (KWS) Sulawesi Tengah menyelenggarakan Musyawarah Besar Kerukunan Wargi Sunda (MUBES KWS) Sulawesi Tengah Periode 2025-2030 di Gedung Madinah, Asrama Haji Sulawesi Tengah, Jalan Wr. Supratman, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, pada Sabtu (27/12/2025).

Kegiatan ini mengusung tema "Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh" sebuah tema yang dipilih karena mengingat bahwa warga keturunan Sunda di Sulawesi Tengah sudah tiga generasi dan telah banyak berbaur dengan masyarakat lokal. 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh para perwakilan dari lima wilayah besar, yaitu Palu, Sigi, Donggala, Luwuk, dan Parigi Moutong. Suasana acara ini sangat meriah, layaknya acara pernikahan, dengan berbagai hidangan lezat yang memanjakan lidah, para tamu undangan disediakan tempat duduk dengan susunan yang rapi dan sesuai, membuat semua yang hadir merasa disambut dengan penuh keramahan dan kehangatan.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Panitia MUBES KWS Sulawesi Tengah, Bapak Jamar Hidayat, dan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua KWS Sulawesi Tengah, Ibu Drg. Emma Sukmawati, M.Kes., M.Si. Kehadiran para undangan kehormatan menambah kemegahan acara. 

Rangkaian kegiatan acara meliputi Registrasi & Pembukaan, dilanjutkan dengan Sidang Pleno 1, Sidang Pleno 2, Sidang Pleno 3, ISOMA dengan sajian kuliner khas Sunda, Pemilihan Presidium, Sidang Pleno 4, Sidang Pleno 5, dan diakhiri dengan Doa & penutup.

Kompol Nana Taryana, S. Sos. Selaku ketua yang terpilih pada mubes KWS ST ini mengucapkan terima kasih kepada peserta MUBES KKS Sulawesi Tengah atas di pilihannya menjadi ketua KWS yang di ubah menjadi KKS ST

"Syukur Alhamdulillah, kami ucapkan terima kasih kepada semua peserta MUBES KWS Sulawesi Tengah yang sudah diubah menjadi KKS (Kerukunan Keluarga Sunda) Sulawesi Tengah 2025, Yang tadi pelaksanaan rapat dimulai dari pagi sampai siang dengan penuh semangat sehingga bisa berjalan dengan baik sehingga terpilihnya ketua, yang di tunjuk saya sebagai ketua dengan pemilihan voting oleh seluruh peserta mubes," ucapnya.

Kompol Nana Taryana, S. Sos. juga mengatakan setelah di lantik menjadi ketua Ia berencana membentuk kepengurusan untuk menyusun program kerja jangka pendek, menengah, dan panjang. 

"Insya Allah, kita mau susun dulu untuk ke pengurusan, nanti kita bentuk kepengurusannya, nanti setelah terbentuk kita Musyawarah baru apa apa saja mungkin Kegiatan-kegiatan daripada KKS ST ini program jangka pendek menengah dan jangka panjang. 

Jamar Hidayat Selaku ketua Panitia Mubes KWS Sulawesi Tengah juga mengatakan MUBES ini diadakan untuk membuat ADART dan mendaftarkannya ke Kamenhunkam. 

"Tujuan diadakannya MUBES ini adalah karena kita KWS Sulawesi Tengah sudah dari 1976 berdiri dan sampai hari ini belum ada ADART dan lain sebagainya, jadi untuk itu kami punya keinginan, bertujuan supaya dengan adanya mubes ini kami bisa membuat ADART PAGUYUBAN. Sehingga nantinya akan kita buat aktenotaris dan kita akan daftarkan ke Kamenhunkam Kes bangkok," ujarnya

Terakhir, Jamar Hidayat berharap MUBES ini dapat menghasilkan ketua baru, ADART, dan legalitas kerukunan yang sah, serta dapat menaungi komunitas Sunda di Sulawesi Tengah dan mengatasi masalah mereka.


Penulis : Kim & Wahid

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jabatan Tinggi, Etika Rendah

HMPS HK Gelar Seminar Nasional: Wujudkan Generasi Melek Aturan, Anti Perundungan, dan Anti Korupsi

Datokarama Arabic Fest 2025: Malam Puncak Milad ke-28 HMPS PBA