Berpolemik Tanpa Pemahaman Hanyalah Tanda Kurangnya Kesadaran Diri


 

OPINI - Judul tersebut sangat tepat menggambarkan sebuah realitas yang sering kita temui di berbagai ruang diskusi, baik secara langsung maupun di media sosial.Berpolemik adalah bagian dari proses berpikir kritis dan menyempurnakan pemahaman, namun hal ini hanya bermanfaat jika dilakukan oleh mereka yang benar-benar memiliki pengetahuan dan pemahaman mendalam tentang topik yang dibicarakan.

Ketika seseorang terlibat dalam perdebatan di bidang yang belum dikuasai, bukan hanya gagasan yang dia sampaikan yang menjadi tidak berdasar, tetapi juga akan membuat dirinya sendiri terlihat bodoh dan konyol. Ironisnya ketika gagasan mereka terpatahkan dikarenakan ketidaktahuan, adu fisik pun menjadi solusi dari hal tersebut.

Kebodohan yang ditampakkan bukanlah karena kurangnya kecerdasan, melainkan karena kurangnya kesadaran diri untuk mengenali batasan pengetahuan sendiri. Sebaliknya, memiliki kesadaran untuk tidak berbicara sembarangan tentang hal yang tidak kita kuasai atau tidak di ketahui justru merupakan tanda dari kebijaksanaan dan rasa hormat terhadap ilmu pengetahuan.

Sebagai gantinya, ketika menghadapi bidang yang belum kita kuasai, langkah yang lebih bijak adalah menjadi pendengar yang aktif, bertanya dengan sopan, dan belajar secara seksama sebelum akhirnya menyampaikan pandangan atau terlibat dalam perdebatan. Begitu kita memiliki dasar pemahaman yang kuat, barulah kontribusi kita bisa memberikan manfaat dalam perbincangan yang ada.


Penulis : Muh.  Asmawi 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jabatan Tinggi, Etika Rendah

HMPS HK Gelar Seminar Nasional: Wujudkan Generasi Melek Aturan, Anti Perundungan, dan Anti Korupsi

Datokarama Arabic Fest 2025: Malam Puncak Milad ke-28 HMPS PBA