Dorong Training of Trainer Keuangan Syariah, Hannah Asa Indonesia Hadir di FEB UNISMUH Palu

 


Palu, 10/04/2026. Hannah Asa Indonesia kembali menghadirkan ruang edukasi dan penguatan kapasitas melalui Bootcamp Batch 65: Sosialisasi Sertifikasi Kompetensi Associate Wealth Planner Syariah (AWPS) yang dilaksanakan pada Jumat, 10 April 2026, mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai, bertempat di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palu.

Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan (tendik) FEB UNISMUH Palu sebagai bagian dari upaya mendorong lahirnya training of trainer keuangan syariah di lingkungan kampus. Program ini menjadi langkah awal penguatan kapasitas SDM perguruan tinggi, khususnya dalam bidang perencanaan keuangan syariah dan pengembangan kompetensi profesional.

Bootcamp ini di hadiri langsung oleh Founder Hannah Asa Indonesia, Mardiyah, S.T., AWP., QWP., CFP., AEPP., QLP, bersama Dr. Sarifuddin T., S.E., M.M selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palu, serta Dr. Husnul Khatimah, S.E., M.SA., Ak., CA selaku Head of Trainer Hannah Asa Indonesia.

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNISMUH Palu menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin bersama Hannah Asa Indonesia.

“Kami Fakultas Ekonomi dan Bisnis sangat berterima kasih atas kehadiran Hannah Asa Indonesia bersama kami untuk penguatan perencanaan keuangan syariah. Kami berharap setelah ini ada tindak lanjut, dan insyaallah kami akan menghadirkan dosen untuk program lanjutan tersebut, termasuk mahasiswa sebagai peserta magang” ujarnya.

Sementara itu, Founder Hannah Asa Indonesia, Mardiyah, menegaskan bahwa lembaga yang dibangunnya hadir untuk membantu masyarakat semakin melek keuangan.

“Kami di Hannah Asa Indonesia mendirikan lembaga ini untuk membantu masyarakat melek keuangan. Harapannya, kegiatan ini menjadi training of trainer, sehingga kita bisa bergerak bersama mulai dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis hingga nantinya ke fakultas lainnya. Kami juga berharap dukungan penuh dari dekan serta rektorat UNISMUH,” ungkapnya.

Menambahkan hal tersebut, Head Of Trainer Hannah Asa Indonesia, Dr. Husnul Khatimah menjelaskan bahwa sertifikasi AWPS tidak hanya memberikan penguatan soft skill bagi dosen dan tenaga kependidikan, tetapi juga membuka peluang manfaat akademik yang lebih luas.

“Selain peningkatan soft skill bagi bapak dan ibu dosen, tentu ada manfaat lain yang bisa diperoleh, yaitu penguatan pada aspek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.

Sebagai bentuk komitmen keberlanjutan program, rangkaian kegiatan turut ditutup dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Universitas Muhammadiyah Palu dan Hannah Asa Indonesia. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan pendidikan, peningkatan kompetensi SDM, program magang mahasiswa, serta penguatan literasi keuangan syariah di lingkungan kampus.

Melalui kegiatan ini, Hannah Asa Indonesia berharap penguatan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan dapat menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekosistem kampus yang semakin adaptif, profesional, dan unggul dalam literasi keuangan syariah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jabatan Tinggi, Etika Rendah

HMPS HK Gelar Seminar Nasional: Wujudkan Generasi Melek Aturan, Anti Perundungan, dan Anti Korupsi

Datokarama Arabic Fest 2025: Malam Puncak Milad ke-28 HMPS PBA