Hilangnya Ruang Aman Untuk Perempuan Di Era Sekarang Ini



 OPINI - Hilangnya ruang aman bagi perempuan bukan sekedar isu sosial biasa ini adalah tanda bahwa ada sesuatu yang keliru dalam cara kita membangun lingkungan bersama. ruang publik yang seharusnya menjadi tempat beraktivitas,belajar, bekerja dan berekspresi. Justru sering berubah menjadi ruang yang penuh kecemasan bagi perempuan 

Maraknya kasus pelecehan seksual entah itu secara verbal dan nonverbal yang banyak terjadi di lingkungan kita yang mana oknum-oknum tersebut bebas melakukan kekerasan seksual karena adanya yang salah dari moral mereka 

Kami perempuan merasa lingkungan yang seharusnya menurut kami aman telah menjadi tempat ancaman besar bagi kami dalam mengekspresikan diri kami 

Fenomena ini mencerminkan adanya krisis moral ketika oknum-oknum tersebut masih bebas berkeliaran di luar sana maka lingkungan yang kami rasa aman sekarang bukan lagi rasa aman melainkan "ancaman" dan "kecemasan"serius bagi ruang gerak perempuan 

Padahal kami perempuan ingin merasakan rasa aman di mana kami berada tanpa adanya bayangan oknum oknum yang krisis moral yang berlindung di balik topeng mereka. 

Saat ini banyak kasus kekerasan seksual bagi perempuan yang mana suara kami selalu dibungkam yang katanya "tidak ada bukti yang kuat" atau bisa dibilang kami "memfitnah"padahal kenyataannya bukan seperti itu kami yang korban kami yang merasakan sedangkan oknum-oknum tersebut masih bebas berkeliaran di luar sana yang menjadi ancaman besar bagi kami perempuan 

Kami perempuan wajib dilindungi diberi rasa aman bukan kecemasan, kami perempuan yang melahirkan peradaban tidak pantas diperlakukan seperti ini ,suara kami wajib di dengar bukan di dibungkam kami perempuan butuh lingkungan yang aman untuk kami bekerja belajar,beraktivitas,dan mengekspresikan diri dengan aman tanpa adanya bayangan-bayangan oknum yang tidak bertanggung jawab dan krisis moral.

Kami perempuan kami wajib dilindungi dan suara kami harus didengar bukan disuruh bungkam kami tidak lemah


Penulis : Siska

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jabatan Tinggi, Etika Rendah

HMPS HK Gelar Seminar Nasional: Wujudkan Generasi Melek Aturan, Anti Perundungan, dan Anti Korupsi

Datokarama Arabic Fest 2025: Malam Puncak Milad ke-28 HMPS PBA