Dandelion
Dandelion
Engkau tidak memiliki mahkota seindah mawar
Tak sewangi melati
Juga tak seabadi edelweiss
Engkau begitu rapuh
Dan terombang ambing apabila di terpa derunya sang angin
Namun engkau tetap indah dan berani
Berani melawan sang angin
terbang tinggi menjelajah angkasa bersama derunya sang angin dengan membawa harapan
Sampai akhirnya engkau turun di manapun angin membawamu
Untuk memulai hidup yang baru
Dan tumbuh dengan indah lagi
dengan segenap harapan yang kau bawa
Ingin rasanya ku pergi ke ladang dandelion
Berbaring sembari menatap awan
Menghabiskan waktu bersama derunya angin
yang dihiasi dandelion yang berterbangan
dan menitipkan harapan padanya
Written by: Fikri Ibnu Fajri, Prodi komunikasi dan penyiaran Islam, Semester 1.
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar