Soroti Isu Sentral Film Dokumenter "Pesta Babi", DEMA FEBI Gelar Nobar dan Diskusi
PALU - Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu melaksanakan kegiatan nonton bareng dan diskusi film dokumenter "Pesta Babi : Kolonialisme di Zaman Kita." di Desa Beka, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, pada Minggu (24/05/26).
Kegiatan ini dimulai sejak pukul 21.00 WITA dan berlangsung dengan antusias penuh dari Masyarakat uang hadir untuk menyaksikan film dokumenter "Pesta Babi".
Nonton bareng dan diskusi ini dihadiri oleh mahasiswa, masyarakat umum, serta sejumlah komunitas dan organisasi yang turut memberikan perhatian terhadap isu sosial, lingkungan dan kemanusiaan di Papua.
Mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga bapak- bapak dan ibu-ibu turut meramaikan kegiatan yang diselenggarakan oleh DEMA FEBI UIN Datokarama palu tersebut. Antusiasme masyarakat sangat terasa, terlebih tempat pelaksanaan nonton bareng berada di tengah permukiman warga sehingga menarik perhatian masyarakat sekitar untuk ikut menyaksikan. Selain itu, kegiatan ini juga terbuka untuk umum.
Iga Wardana selaku wakil ketua DEMA FEBI UIN Datokarama Palu menjelaskan bahwa kegiatan nobar dan diskusi film dokumenter "Pesta Babi" dilaksanakan sebagai upaya memberikan pemahaman bagi masyarakat dan mahasiswa terkait isu sentral yang di angkat dalam film tersebut.
"sebenarnya ini merupakan pembelajaran kita dari bidang departemen edukasi memberi pemahaman kepada Mahasiswa terkait isu sentral dari peristiwa ini, apalagi dari pemerintah kita saat ini itu lagi jorjoran terkait bagaimana swasembada pangan swasembada energy tentunya kita ingin melihat dari sisi yang berbeda selain dari sisi positif bagaimana terkait Masyarakat adat yang disana tentunya menjadi pembelajaran untuk kita bahwa hal yang baik belum tentu baik tetapi hal yang baik itu bisa di usahakan untuk diperbaiki jadi lebih baik," ujarnya.
terakhir, ia berharap agar Mahasiswa dan Masyarakat agar film ini bisa menjadi pembelajaran untuk mereka dan dapat melihat berbagai sisi, tidak hanya dari sudut pandang pemerintah pada saat menyaksikan film nya tetapi juga melihat dari sudut pandang masyarakat yang terdampak. Menurutnya, isu yang diangkat dalam film tersebut tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi tetapi juga dampak sosial yang ditimbulkan terhadap masyarakat adat.

Komentar
Posting Komentar